7 Alasan Kapan Anda Perlu Berhenti Kerja
Posted by : wahyudi hari siswanto, 24 Juli 2010 08:34:38
Kategori: Strategi SDM | Viewed : 65 | Rating:
Meskipun banyak yang menganggap cari kerja itu tidaklah mudah-mudah amat, tapi begitu sudah dapet kerjaan, tidak berarti kita bisa betah di sana. Jika memang ada alasan yang kuat, ya memang tak ada salahnya kita berhenti kerja dan beralih ke pekerjaan yang lain. Berikut ini adalah beberapa alasan yang membuat seseorang jadi kepikir untuk berhenti kerja atau resign. Apakah Anda mengalaminya?
1. Perusahaan Anda sedang mengalami tanda-tanda kehancuran yang disebabkan karena budaya buruk: para klien dan konsumen pada menghilang, uang juga pada menghilang, ada rumor kemelut dan kebangkrutan. Selama masalahnya tidak terkait oleh budaya dan mentalitas orang2 yang ada di sana, maka Anda boleh saja tetap bertahan. Loyalitas Anda pasti akan kemudian dibayar mahal.
2. Hubungan Anda dengan manajer dan atasan sedemikian rusaknya hingga tak bisa diperbaiki. Yang penting, pastikan ini bukan karena kesalahan Anda; bukan karena Anda orangnya ternyata tak bisa dipercaya, sering bolos, atau berperangai jelek terhadap atasan karena sebab-sebab tak rasional dan sentimentil).
3. Kondisi hidup Anda sudah berubah. Mungkin karena Anda baru saja menikah atau punya momongan, sementara gaji dan benefit yang Anda dapatkan tidaklah mencukupi. Anda perlu dapatkan peluang yang lebih baik untuk mensupport kebutuhan keluarga.
4. Anda punya nilai dan budaya yang berbeda dengan perusahaan. Mungkin saja perusahaan Anda punya budaya yang egaliter, sementara Anda menginginkan ada fasilitas khusus seperti tempat parkir spesial atau ruangan khusus untuk mereka yang berprestasi atau punya pangkat. Atau mungkin perusahaan Anda sebegitu tegas garis hierarki dan senioritasnya, sementara Anda inginkan kondisi yang lebih fleksibel. Atau mungkin Anda punya nilai kejujuran dan integritas yang itu tidak tampak sama sekali di perusahaan. Ketidaksingkronan nilai diri Ada dan perusahaan tidak hanya membuat Anda sengsara, tapi juga rugi buat perusahaan.
7 Alasan Kapan Anda Perlu Berhenti Kerja
5. Ketika etika perusahaan Anda telah rusak. Mungkin saja perusahaan atau manajer Anda mulai berbohong tentang kualitas produk atau tentang kapan produk dikirimkan. Anda mulai menyadari bahwa perusahaan Anda mencuri informasi dari para pesaing. Apapun deh, sebaiknya jangan bertahan di perusahaan yang etiknya sudah rusak.
6. Tingkat stres kerja Anda sedemikian tingginya sampai-sampai kesehatan fisik, pikiran dan spiritual Anda terganggu. Tambah lagi bila ternyata hubungan Anda dengan keluarga jadi turut terganggu. Waspadailah tanda-tanda kepayahan total. Jika itu tak bisa diatasi, berarti sudah saatnya Anda berganti pekerjaan.
7 Alasan Kapan Anda Perlu Berhenti Kerja
7. Anda sudah bertumbuh sedemikian rupa dan butuh tantangan baru. Saat pertama kali masuk, And amasih jadi seorang amatir. Seiring dengan pembelajaran yang dialami, Anda selalu mencari tantangan dan peluang pengembangan diri. Tentu saja, untuk itu Anda berharap adanya reward. Memang sih, promosi kecil itu ada, kenaikan gaji juga ada, tapi kecil banget, dan Anda benar-benar tak melihat ada tangga karir yang bisa didaki. Sehingga Anda mulai rasakan ketidakpuasan; ibarat sedang mengarungi sebuah jalan yang buntu. Jika demikian halnya, jangan-jangan ini merupakan pertanda bagi Anda untuk berpindah kerja.http://akhmadguntar.com/manajemen-karir/7-alasan-kapan-anda-perlu-berhenti-kerja/
1. Perusahaan Anda sedang mengalami tanda-tanda kehancuran yang disebabkan karena budaya buruk: para klien dan konsumen pada menghilang, uang juga pada menghilang, ada rumor kemelut dan kebangkrutan. Selama masalahnya tidak terkait oleh budaya dan mentalitas orang2 yang ada di sana, maka Anda boleh saja tetap bertahan. Loyalitas Anda pasti akan kemudian dibayar mahal.
2. Hubungan Anda dengan manajer dan atasan sedemikian rusaknya hingga tak bisa diperbaiki. Yang penting, pastikan ini bukan karena kesalahan Anda; bukan karena Anda orangnya ternyata tak bisa dipercaya, sering bolos, atau berperangai jelek terhadap atasan karena sebab-sebab tak rasional dan sentimentil).
3. Kondisi hidup Anda sudah berubah. Mungkin karena Anda baru saja menikah atau punya momongan, sementara gaji dan benefit yang Anda dapatkan tidaklah mencukupi. Anda perlu dapatkan peluang yang lebih baik untuk mensupport kebutuhan keluarga.
4. Anda punya nilai dan budaya yang berbeda dengan perusahaan. Mungkin saja perusahaan Anda punya budaya yang egaliter, sementara Anda menginginkan ada fasilitas khusus seperti tempat parkir spesial atau ruangan khusus untuk mereka yang berprestasi atau punya pangkat. Atau mungkin perusahaan Anda sebegitu tegas garis hierarki dan senioritasnya, sementara Anda inginkan kondisi yang lebih fleksibel. Atau mungkin Anda punya nilai kejujuran dan integritas yang itu tidak tampak sama sekali di perusahaan. Ketidaksingkronan nilai diri Ada dan perusahaan tidak hanya membuat Anda sengsara, tapi juga rugi buat perusahaan.
7 Alasan Kapan Anda Perlu Berhenti Kerja
5. Ketika etika perusahaan Anda telah rusak. Mungkin saja perusahaan atau manajer Anda mulai berbohong tentang kualitas produk atau tentang kapan produk dikirimkan. Anda mulai menyadari bahwa perusahaan Anda mencuri informasi dari para pesaing. Apapun deh, sebaiknya jangan bertahan di perusahaan yang etiknya sudah rusak.
6. Tingkat stres kerja Anda sedemikian tingginya sampai-sampai kesehatan fisik, pikiran dan spiritual Anda terganggu. Tambah lagi bila ternyata hubungan Anda dengan keluarga jadi turut terganggu. Waspadailah tanda-tanda kepayahan total. Jika itu tak bisa diatasi, berarti sudah saatnya Anda berganti pekerjaan.
7 Alasan Kapan Anda Perlu Berhenti Kerja
7. Anda sudah bertumbuh sedemikian rupa dan butuh tantangan baru. Saat pertama kali masuk, And amasih jadi seorang amatir. Seiring dengan pembelajaran yang dialami, Anda selalu mencari tantangan dan peluang pengembangan diri. Tentu saja, untuk itu Anda berharap adanya reward. Memang sih, promosi kecil itu ada, kenaikan gaji juga ada, tapi kecil banget, dan Anda benar-benar tak melihat ada tangga karir yang bisa didaki. Sehingga Anda mulai rasakan ketidakpuasan; ibarat sedang mengarungi sebuah jalan yang buntu. Jika demikian halnya, jangan-jangan ini merupakan pertanda bagi Anda untuk berpindah kerja.http://akhmadguntar.com/manajemen-karir/7-alasan-kapan-anda-perlu-berhenti-kerja/






