Hubungan Manajemen SDM dan Kemampuan kinerja (1)
Posted by : SUGENG RIANTO, 04 Juli 2010 20:08:17Kategori: Kinerja | Viewed : 191 | Rating:
Telah banyak penjelasan yang mendukung jika penggabungan antara kemampuan kinerja yang maksimal atau komitmen yang tinggi pada manajemen SDM akan menjadi kekuatan bagi suatu perusahaan. Tapi bagaimana bentuk penggabungannya masih belum jelas. Tulisan ini berusaha untukmenyajikan dan memaparkan bentuk penggabungan dengan mengkaji lebih dalam mengenai teori dan analisa pada 3 bidang pokok. Kajian ini meliputi sifat dari Manajemen SDM (pemikiran dan gagasan dari praktek Manajeman SDM), Sifat kemampuan organisasi, dan hubungan antara Manajemen SDM dengan kemampuan kinerja organisasi. Untuk lebih memahami mengenai pengaruh Manajemen SDM terhadap kemampuan kinerja diperlukan teori mengenai Manajemen SDM, teori mengenai kemampuan kinerja, dan teori mengenai hubungan keduanya. Kajian mengenai Manajemen SDM dan kemampuan kinerja telah menimbulkan perbedaan yang serius. Akan tetapi hal ini mungkin hanya karena perbedaan dalam hal perolehan data empiric di lapangan. Ada beberapa kategori untuk mempelajari tentang teori Manajemen SDM baik teori yang bersifat menyeluruh, maupun teori khusus yang menyangkut kebijakan dan praktek seperti misalnya ; kualitas, komitmen, dan kemampuan yang saling berhubungan. Disamping itu juga adanya teori strategis, deskriptif, dan normative.
Teori strategis tentang Manajemen SDM Teori ini memberi penjelasan mengenai hubungan antara situasi eksternal yang mudah berubah yang menyangkut kebijakan dan praktek Manajemen SDM. Situasi eksternal ini dapat berupa pengaruh lingkungan baik dari dalam maupun dari luar perusahaan, dan bagaimana Manajemen SDM ini menyesuaikan perubahan-perubahan lingkungan tersebut. Dengan demikian masing-masing perusahaan memiliki kebijakan strategis sendiri-sendiri yang menyeimbangkan antara strategi bisnis/perusahaan, struktur, dan pelaksanaan agar diperoleh kinerja yang tangguh. Peneliti lain menyederhanakan menyederhanakan karakteristik-karakteristik manajemen SDM dengan menentukan empat kegiatan dalam Manajemen SDM seperti Seleksi, Pelatihan dan Pengembangan, Karir, dan Gaji. Tetapi mereka menemukan kesulitan, sehingga akhirnya mereka mengambil pandangan yang terbatas mengenai kemampuan kinerja dan mendefinisikannya dalam segi keuangan.
Teori Deskriptif tentang Manajemen SDM Teori ini menjelaskan tentang usaha menangkap bidang-bidang yang luas dan menunjukkan beberapa faktor yang saling mempengaruhi. Sebagian peneliti membuat daftar mengenai keberhasilan kebijakan Manajemen SDM, sedangkan peneliti yang lain melakukan pendekatan sistem yang menggambarkan hubungan timbal balik diantara level-level. Kedua pandangan ini dikembangkan dalam pendekatan sistem terbuka yang menyeluruh dan dapat mencapai unsur dasar secara akurat dan riil, tapi tidak dapat menyajikan hal-hal yang sifatnya khusus.