Peran SDM dalam Meningkatkan Nilai Tambah Organisasi
Posted by : Rakhmi Razali, 15 Agustus 2010 04:34:06Kategori: Strategi SDM | Viewed : 472 | Rating:
Nilai tambah (menurut bahasa akuntansi) dalam oganisasi bisnis adalah perbedaan antara hasil bisnis yang diperoleh dari penjualan dan jumlah yang dikeluarkan untuk biaya material, pembelian barang dan jasa untuk memproduksi suatu produk/jasa. Dalam bahasa yang lebih umum, nilai tambah adalah penggunaan dan pengembangan beragam sumber daya untuk menghasilkan suatu yang lebih penting dan tahan lama dari hal apapun yang diinvestasikan. Nilai tambah terkadang berarti penciptaan yang lebih, penghilangan yang tidak perlu. Secara keseluruhan dengan adanya nilai tambah (added Value) kinerja organisasi semakin meningkat.
Yang paling berperan dalam peningkaikan nilai tambah dalam suatu organsasi adalah manusia. Dengan kata lain manusia di berbagai level dalam organisasi menciptakan visi, menetapkan nilai dan misi, menetapkan tujuan, mengembangkan rencana strategi, dan mengimplementasikan rencana tersebut dalam kesesuaian dengan nilai yang mendasarinya. Nilai tambah akan dapat ditingkatkan dengan pengelolaan karyawan secara tepat.
Berdasarkan hal tersebut diatas disinilah diharapkan Fungsi SDM dapat memberikan kontribusi untuk menciptakan nilai tambah dengan cara memastikan bahwa tersedia karyawan dengan motivasi tinggi dan kompetensi sesuai dengan kebutuhan Organisasi serta membantu menciptakan budaya dan lingkungan yang merangsang kinerja yang berkualitas. Suatu pendekatan nilai tambah untuk SDM akan diarahkan secara pasti agar memperbaiki motivasi, komitmen, keterampilan, kinerja dan kontribusi karyawan. Pendekatan tersebut bertujuan untuk mendapatkan nilai atas uang dari pengeluaran SDM dalam bidang seperti pelatihan, imbalan dan manfaat karyawan yang semakin membaik.