RESMI, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel Tahun 2019 Sebesar Rp 2.840.453, Berlaku Januari 2019

Tris Susanti Dewi 29 November 2018

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2019 sebesar Rp 2.840.453. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sekitar 8,03 persen dari besaran upah yang diberikan pada tahun 2018 ini.


"Kenaikan UMP ini berdasarkan Pergub nomor 640 tahun 2018 yang telah ditanda tanggani Gubernur Sumsel, Herman Deru," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel Koimuddin saat di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (6/11/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, Penetapan UMP 2019 yang menjadi wewenang dari Gubernur ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan.


Untuk menghitung kenaikan UMP nya pun ada caranya diantaranya data inflas dan pertumbuhan ekonomi nasional yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Lalu data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dan juga kebutuhan kehidupan layak di Sumsel, hasilnya didapatkanlah 8,03 persen tersebut.

"Kita sudah sampaikan secara resmi kebeberapa perusahaan tentang Pergub kenaikan UMP ini."

"Kenaikan UMP ini mulai diberlaku Januari 2019 mendatang. UMP Rp 2.840.453 ini berlaku untuk yang masih lajang atau tahun pertama, artinya yang sudah menikah lebih dari itu," katanya.

Untuk UMP 2019 mendatang mengalami kenaikan sebesar Rp 208.048. Artinya dari semula UMP 2018 hanya sebesar Rp 2.595.994 menjadi Rp 2.840.453.

Ketetapan UMP ini sudah ditandatanggani oleh Gubernur Sumsel, maka ini akan menjadi dasar hukum dan akan disampaikan kepada perusahaan supaya mematuhi aturan yang berlaku.

Dia juga menambahkan, untuk daerah di Sumsel yang telah memiliki dewan pengupahan tentunya akan ada penetapan UMK seperti Kota Palembang.


Namun, jika suatu daerah belum memiliki dewan pengupahan maka mengacu pada UMP yang telah ditetapkan.

"Untuk UMK ini perhitungannya lebih besar dari UMP, nominalnya saya tidak ingat yang pasti diatas Rp 2,8 Juta. Kenaikan UMP ini sudah berdasarkan kesepakatan bersama jadi saya rasa tak akan ada gejolak," tutupnya.


The More You Share, The More You Earn

Share Artikelmu Tentang HR
Dapatkan Reward Ekslusif

Gratis sampai kapanpun

Rekomendasi Untuk Anda