Hubungan Manajemen SDM dan Kemampuan Kinerja (2)
Posted by : SUGENG RIANTO, 15 Juli 2010 11:07:46Sebagaimana telah diuraikan tulisan sebelumnya bahwa untuk mempelajari hubungan Manajemen SDM dengan Kemampuan Kinarja kita membutuhkan beberapa kajian/teori. Teori berikutnya adalah ;
Teori Normatif Tentang Manajemen SDM.
Teori-teori normative lebih memberikan petunjuk dalam pendekatan, dengan menggambarkan pandangan bahwa ilmu pengetahuan menyediakan suatu dasar untuk menentukan tindakan terbaik atau menggambarkan sekumpulan nilai-nilai yang menunjukkan praktek terbaik. Salah satu contoh terbaik dalam pendekatan ini dikemukakan oleh Walton tentang pengawasan dan komitmen (Walton 1985). Dalam pendapatnya mengenai perbedaan antara dua pendekatan terhadap Manajemen SDM, dia mengikuti pendapat Mc Gregor (1960) yang mengatakan bahwa, pendekatan-pendekatan ini adalah ideal dalam kurun waktu 25 tahun, tetapi dalam praktek untuk mengharapkan hasil yang baik dan dapat dikembangkan anda tidak memiliki pilihan. Dia menggambarkan strategi komitmen sebagai dasar khusus bagi Manajemen SDM. Analisis yang sama dapat ditemukan didalam hasil karya Lawler (1986,1992). Lawler lebih suka memakai istilah keterlibatan daripada Manajemen SDM.
Kategori: Strategi SDM | Number of viewed : 8 | Rating: Teori Normatif Tentang Manajemen SDM.
Teori-teori normative lebih memberikan petunjuk dalam pendekatan, dengan menggambarkan pandangan bahwa ilmu pengetahuan menyediakan suatu dasar untuk menentukan tindakan terbaik atau menggambarkan sekumpulan nilai-nilai yang menunjukkan praktek terbaik. Salah satu contoh terbaik dalam pendekatan ini dikemukakan oleh Walton tentang pengawasan dan komitmen (Walton 1985). Dalam pendapatnya mengenai perbedaan antara dua pendekatan terhadap Manajemen SDM, dia mengikuti pendapat Mc Gregor (1960) yang mengatakan bahwa, pendekatan-pendekatan ini adalah ideal dalam kurun waktu 25 tahun, tetapi dalam praktek untuk mengharapkan hasil yang baik dan dapat dikembangkan anda tidak memiliki pilihan. Dia menggambarkan strategi komitmen sebagai dasar khusus bagi Manajemen SDM. Analisis yang sama dapat ditemukan didalam hasil karya Lawler (1986,1992). Lawler lebih suka memakai istilah keterlibatan daripada Manajemen SDM.
Artikel SDM





