Dapatkan berbagai manfaat
dengan bergabung bersama kami di HRCentro
DAFTAR SEKARANGAgar peran HR semakin strategis dalam sebuah organisasi, saatnya HR untuk tidak hanya melihat ke dalam organisasi saja, tetapi juga memikirkan bagaimana memberi nilai tambah kepada stakeholder eksternal seperti investor dan pelanggan.
Demikian salah satu kesimpulan yang dapat ditarik dari mega seminar The Future of HR hari pertama, hari ini (5/4) di hotel Kempinski Jakarta. Seminar dua hari itu menghadirkan guru HR/manajemen nomor 1 dunia Dave Ulrich.
Berhati-hati pasang status atau foto di Facebook sudah bukan nasihat baru di era Web 2.0 sekarang ini. Begitu juga dengan update ”postingan” pendek di Twitter. Namun, peringatan agar berhati-hati itu terus saja diserukan karena urgensinya semakin besar dari hari ke hari.
Kali ini, nasihat datang dari CEO Google Eric Schmidt. Orang nomer satu di situs raksasa mesin pencari itu mengingatkan, pengungkapan jati diri secara bebas di online bisa mengganggu prospek kerja di masa depan.
Seorang menantu,
Lenny namanya, merasa tidak cocok dengan mertuanya dalam segala hal.
Mereka selalu konflik dan bertengkar.
Akhirnya,
Lenny tidak tahan lagi.
Ia menemui teman baik ayahnya, Mr Huang,
yang menjual obat.
Ia memintanya memberi racun untuk mertuanya.
Mr Huang setuju asal Lenny mau mendengarkan dan melakukan semua yang
Saat menabrak seorang yang tak dikenal, “Oh, maafkan saya” adalah reaksi saya.
Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.” Orang yg tidak kenal saya, juga berlaku sangat sopan.
Pada hari itu juga, saat saya memasak makan malam, putraku berdiri diam-diam di samping saya.
Saat berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh. “Minggir,” kata saya dengan marah.
Ada seorang pedagang mebel disebuah gerai pasar baru sebuah kota kecil di penghujung pulau jawa bagian timur.Pasar itu begitu ramai, banyak sekali pengunjung yg datang hari minggu ini, tak terkecuali yg berkunjung di gerai mebel pak sholeh. “Pak, ini kursinya kok gak bisa buat goyang ke belakang ya..trus yang mejanya apa ujungnya tidak dibuat oval saja?kelihatan lebih pas dengan inetrior rumah minimalis,”salah satu pengunjung berkata. “Wah ini kursinya bagus, namun sayang ya, bukan dari kayu jati, walaupun vernisnya bagus sekali”pengunjung berikutnya pun berlalu sambil sembari memberi koment tambahan. 10,20,50 konsumen hadir sdh memberikan statemennya masing-masing, namun tidak beli juga.sampai akhirnya datanglah seorang ibu ke tempat tersebut sambil bawa anaknya.”ohhh..ini yang saya cari, kursi kayu ada sandaran kiri dan kanan sehingga anak saya aman, dan tidak terjatuh saat duduk.”saya beli 1 pak..tolong dianter ketempat saya”begitulah sang ibu tersebut memesan. Apa message dari cerita diatas?? Saat kita bekerja, kita punya atasan, mungkin lebih dari satu orang, ada atasan langsung, atasan lebih tinggi, dan lain sebagainya.Masing2 punya karakter dan type yang berbeda2.Kita sebagai bawahan dituntut untuk bisa menyesuaikan type atasan kita, namun alangkah capeknya kita mengikuti selera atasan kita yg bisa jadi berbeda-beda? Coba Anda lihat betapa capeknya Pak Sholeh saat harus mengikuti keinginan begitu banyak pengnjung dengan berbagai selera dan keinginan.Dan betapa mudahnya bapak itu menjual produknya pada ibu dan anak yang memang membutuhkan. Jadi..Bekerjalah pada posisi dibutuhkan, dan jangan hanya sekedar disukai, karena anda akan capek mengikuti selera orang/atasan yang berbeda-beda, dan senantiasa ciptakanlah kondisi Anda senantiasa dibutuhkan.