UMKM Segera Dikenai Pajak 1%
Posted by : Tris Susanti Dewi, 11 Juni 2013 14:36:28
Kategori: Lain lain | Telah Dilihat : 16 kali | Rating:
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang mewajibkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membayar pajak penghasilan sebesar 1 persen.
“PP mengenai pajak UMKM sudah dtandatangani oleh Presiden SBY, pada awal bulan Juni. Betul, besarannya adalah satu persen,” kata Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/4).
Jakarta - Jika Anda berencana untuk meminta kenaikan gaji dalam waktu dekat, hasil studi ini perlu Anda pertimbangkan.
Sebuah riset di Columbia Business School, New York, Amerika Serikat menunjukkan bahwa kunci sukses untuk negosiasi kenaikan gaji adalah dengan mengajukan angka yang spesifik. Jangan pernah meminta gaji dengan jumlah yang dibulatkan.
Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) mengoptimalkan keberadaan 56 Kios 3 in 1 untuk mempercepat mengatasi pengangguran.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini jumlahnya pengangguran mencapai 7,17 juta orang (5,92 persen) dari jumlah angkatan kerja Indonesia yang mencapai 121,2 juta orang.
Demikian dikatakan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnakertrans, Abdul Wahab Bangkona, dalam siaran persnya, Selasa (4/6).
Jakarta - Semua pihak perusahaan di Indonesia diminta untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan atau pekerja secara sepihak. Kalau ada karyawan melakukan pelanggaran harus diberikan peringatan dan bimbingan bukan langsung dipecat.
Demikian Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Irianto Simbolon. Ia mengatakan hal itu dalam sambutannnya dalam acara ”Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2013 - 2015 antara Perusahaan dan Serikat Pekerja PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal” di Jakarta, Kamis (23/5).
Indonesia Butuh 2 Juta Insinyur
Posted by : Tris Susanti Dewi, 27 Mei 2013 08:18:26
Kategori: Lain lain | Telah Dilihat : 41 kali | Rating:
Jakarta – Jumlah insinyur di Indonesia masih kalah dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. Saat ini jumlah insinyur di Indonesia hanya 600.000-700.000 orang dan itu tidak semuanya bekerja di bidang teknik.
“Kita masih kekurangan insinyur. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 6,8% hingga di atas 7% pada masa mendatang, setidaknya dibutuhkan 1,2 juta insinyur dan idealnya mencapai 2 juta insinyur,” ungkap Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Bobby Gafur Umar saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (23/5).