JK: Efisiensi Biaya, Solusi Hadapi ACFTA


Posted by : Frids Kowmbon, 05 Maret 2010 08:16:51
Kategori: Organisasi | Viewed : 23 | Rating:

Mantan Wapres Jusuf Kalla mengatakan untuk memenangkan persaingan pasca perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA), maka diperlukan efisiensi biaya produksi.


Sudah tidak zamannya lagi proteksi, yang dibutuhkan adalah efisiensi.
Menurut JK di Batam, Kamis (4/3/2010), efisiensi biaya lebih diperlukan untuk memenangkan persaingan dalam ACFTA, ketimbang proteksi produksi dalam negeri. ”Sudah tidak zamannya lagi proteksi, yang dibutuhkan adalah efisiensi,” katanya.

Selain itu, untuk mendorong dunia usaha agar dapat bersaing dalam era ACFTA, maka pemerintah juga harus membantu dengan memberikan bunga pinjaman murah serta memperbaiki infrastruktur kelistrikan.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Erwin Aksa mengatakan pemerintah perlu membuat kebijakan yang pro pengusaha nasional. ”Kita sudah memasuki era China-ASEAN FTA, sehingga perlu kebijakan pemerintah yang berpihak kepada pengusaha,” katanya.

Menurut Erwin, salah satu langkah konkret menghadapi persaingan ACFTA adalah soal pengadaan barang dan jasa dengan penggunaan produk dalam negeri. ”Perlu kebijakan berupa Keputusan Menteri dan Keputusan Presiden terkait keberpihakan pada penggunaan produk dalam negeri,” ujarnya.

Menurut JK, keputusan tersebut tidak hanya barang ekspor barang mentah tetapi juga barang jadi. ”Pemerintah juga harus mempercepat pembangunan infrastruktur,” tambahnya.


Click here to view full original posts


Postingan lain dengan kategori yang sama


Tulis Komentar


Untuk menuliskan komentar silahkan login terlebih dahulu.


Komentar


HR Centro Bookstore
Kontributor HrCentro
Invite friends to join HRcentro
First Asia Consultants

Training & Development


JK_Efisiensi_Biaya_Solusi_Hadapi_ACFTA_100305.html